Laman

Tampilkan postingan dengan label calon ayah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label calon ayah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 Juni 2011

Calon Ayah


Kisah ini terjadi disuatu pagi yang cerah, yaa mungkin tidak begitu cerah untuk seorang ayah yang kebetulan memeriksa kamar putri nya. Dia mendapati kamar itu sudah rapi, dengan selembar amplop bertuliskan untuk ayah di atas kasurnya, perlahan dia mulai membuka surat itu.

Ayah tercinta,
Aku menulis surat ini dengan perasaan sedih dan sangat menyesal. Saat ayah membaca surat ini, aku telah pergi meninggalkan rumah. Aku pergi bersama kekasihku, dia cowok yang baik, setelah bertemu dia. Ayah juga pasti akan setuju meski dengan tatto2 dan piercing yang melekat ditubuhnya, juga dengan motor bututnya serta rambut gondrongnya.