Laman

Tampilkan postingan dengan label hubungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hubungan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Juli 2011

Tanda-tanda Hubungan Bermasalah Sejak Awal


Jika lima tanda ini Anda alami saat bersama kekasih baru, maka ada kemungkinan ada yang tidak beres dengan Anda dan pasangan sejak awal hubungan, seperti dikutip dari eHarmony. 
  1. Terlalu Banyak Konflik
Belum sebulan berpacaran, Anda dan si dia sudah meributkan hal-hal sepele, yang seharusnya tidak perlu dipermasalahkan. Normalnya, periode awal hubungan asmara (1-3 bulan) biasanya diwarnai dengan perasaan berbunga-bunga dan rasa rindu setiap kali tidak bertemu kekasih. Tapi bila justru pertengkaran dan perdebatan yang terjadi, mungkin Anda dan si dia punya terlalu banyak perbedaan. Baik dari segi prinsip, visi maupun karakter.

  1. Sulit Berkomunikasi
Dalam satu minggu, Anda dan pasangan hanya berkomunikasi satu kali. Itupun sudah sangat larut malam. Anda berdua juga sangat jarang bertemu karena alasan sibuk. Kesibukan dalam pekerjaan mungkin jadi kendala untuk bertemu dan berkomunikasi setiap hari. Tapi di era modern seperti sekarang ini, komunikasi bisa dilakukan lewat Blackberry Messenger, email, SMS atau chatting. Jadi, sebenarnya tidak ada alasan sulit berhubungan karena masalah komunikasi, kecuali Anda atau kekasih berada di daerah pedalaman yang sulit sinyal atau jaringan telepon. Jika hal ini terjadi, mungkin ada sesuatu yang salah dalam percintaan Anda. Segera bicarakan dan temukan solusinya. Jika tidak, kemungkinan masa pacaran Anda hanya seumur jagung.

  1. Jarang Keluar Bersama
Selama satu atau dua bulan pacaran, berapa kali Anda keluar bersama untuk sekedar jalan-jalan atau nonton? Jika hampir tidak pernah (misalnya, hanya satu kali seminggu), berarti hubungan Anda bisa dibilang sudah bermasalah sejak awal. Mungkin agak sulit bagi hubungan jarak jauh, tapi apa sulitnya bertemu jika Anda berada di kota bahkan wilayah yang sama? Kebersamaan sangat penting dalam kelanggengan hubungan asmara. Jika untuk bertemu kekasih saja Anda enggan, bagaimana melanjutkan hubungan yang lebih serius?

  1. Tidak Nyaman dengan Hubungan
Anda sering gelisah dan merasa ada sesuatu yang tidak benar dalam hubungan baru ini. Entah karena sikapnya yang misterius, atau kadang berlaku kasar baik secara fisik maupun psikis. Kadang, insting bisa memberitahu Anda, kalau Anda tidak bersama orang yang tepat. Bila Anda lebih banyak merasakan ketakutan, tidak aman atau emosi negatif saat berdua dengan si dia, mungkin memang seharusnya Anda tidak bersamanya.

  1. Masih Memikirkan Mantan Kekasih
Bila Anda baru saja menjalin asmara dengan pria baru, tapi masih saja menyimpan foto-foto mantan kekasih di ponsel atau laptop, berarti Anda belum sepenuhnya melupakan dia. Ada kemungkinan Anda menjadikan kekasih baru sebagai pelarian sakit hati dan tidak serius dengan hubungan ini. Mungkin Anda bisa mencoba bertahan dalam cinta yang semu ini, tapi sebaiknya segera akhiri hubungan sebelum perasaan cintanya pada Anda semakin mendalam.

Rabu, 09 Maret 2011

KEHARMONISAN HUBUNGAN

Setiap pasangan pasti menginginkan sebuah jalinan hubungan yang selalu harmonis dan nyaman. Untuk itu, setiap persoalan kecil ataupun besar mesti diselesaikan dengan baik agar tidak menimbulkan perpecahan yang mungkin berakhir buruk.
Berikut ini beberapa tips yang bisa diandalkan untuk menjaga keharmonisan kisah anda dengan si dia ;
1. Jangan menuntut
Selalu menuntut pasangan hanya membuat si dia merasa tertekan. Tuntutan Anda yang terlalu sering merupakan sebuah bentuk kontrol terhadap pasangan. Oleh sebab itu, cobalah untuk mengendalikan diri untuk tidak selalu menuntut. Cobalah untuk lebih santai dan berkompromi terhadap pasangan.

2. Dewasa dalam menanggapi masalah
Umumnya, wanita dalam menghadapi sebuah masalah lebih sering menanggapinya secara kekanak-kanakan. Merajuk, marah-marah dan menangis meronta-ronta sering dilakukan. Sikap tersebut malah mengacaukan hubungan. Sikapi secara dewasa dengan memberikan waktu untuk Anda dan pasangan tenang dalam beberapa waktu. Kemudian, saat sudah tenang, bicarakan secara baik-baik dan cari solusi bersama. Yang perlu diingat, sebuah hubungan dibutuhkan kerjasama dan tanggung jawab bersama.

3. Redam sikap egois
Terkadang sikap egois tetap dibutuhkan, misalnya saat Anda diperlakukan secara buruk. Namun, keegoisan tidak perlu terjadi dalam suatu hubungan asmara yang berjalan cukup baik. Sesekali berkorban untuk pasangan merupakan bentuk cinta yang Anda berikan untuk pasangan



sumber: kedaiberita.com