Pernah saya bertanya pada seorang guru sejati: seperti apakah wahai guru seharusnya pendidikan itu berlangsung?
Dengan bijaksana sang guru menjawab: Pendidikan itu ibarat seperti Pemanah dan Busur. Guru adalah ibarat Pemanah murid adalah ibarat busur. Tugas para guru adalah Mengarahkan Busur ke titik sasaran, Menarik tali busur, agar busur dapat melesat tepat menuju sasaran.
Sebuah analogi yang luar biasa yang digambarkan oleh sang guru sejati. Namun ternyata bila kita amati lebih jeli di lapangan, apa yang terjadi tidaklah demikian. Guru-guru kita tidak pernah mengarahkan murid-muridnya untuk mengetahui apa sasaran akhir dari proses persekolah kita, apa lagi membantu para siswa untuk membidiknya, jadi bagaimana mungkin guru bisa menarik tali busur untuk melesatkan muridnya menuju sasaran yang tepat sedangkan sasarannya saja dia tidak pernah tahu.