Pengembangan kepribadian terbentuk dari berbagai jenis peluang pembelajaran yang diperoleh itu, akan dapat meningkatkan pengalaman, ternyata berbagai kejadian sekitarnya efek yang sangat permanen terhadap kehidupan anak di kemudian hari. Ternyata interaksi lingkungan telah juga mempengaruhi secara signifikan kepada periode pranatal.
Si bayi lahir ia memiliki 100-200 sel neuron, siap untuk memproseskan beberapa jenis pengalaman seperti informasi intelektual, suasana emosional yang diperolehnya melalui panca indranya. Manusia dalam mencerna pengaruh tersebut memiliki organisme yang disebut intelegensi yang merupakan kemampuan umum yang bersumber dari otak. Apabila struktur otak sejak lahir terbentuk secara genetis, maka fungsi otak sangat ditentukan oleh berbagai jenis pengaruh lingkungan. Proses otak akan mengalami regenerasi yang berakibat fungsinya intelegensi (stimulus) lingkungan yang diperlukan untuk memberfungsikan otak.