Laman

Tampilkan postingan dengan label vaksinasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label vaksinasi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 19 April 2011

Perkembangan Bayi Bulan 4

Ingin tahu ? Usia 4 bulan merupakan awal kesadaran akan kedua sisi tubuh, dan ini mungkin merupakan akhir kesimetrisan gerakan. Bayi dapat memutar kepalanya untuk melihat ke banyak arah dan mengeluarkan beberapa suara yang dapat dikenali, terutama suara vokal seperti "ooh" dan "aah". Selama empat jam perhari mungkin dihabiskan untuk menyedot (selain makan), yang mungkin menunjukkan pertumbuhan gigi awal tetapi mungkin hanya merupakan bagian normal dari makin tingginya keingintahuan tentang segala sesuatu.
Rambut. Kalau bayi lahir dengan rambut, itu barangkali telah mulai gugur pada akhir bulan keempat, dan akan terus tumbuh selama beberapa bulan lagi. Rambut waktu lahir ada sedikit hubungannya dengan rambut permanen bayi dan bukanlah indikasi untuk warna rambut yang akan berlangsung terus. Karena rambut permanen mungkin tumbuh dalam waktu yang sama, sehingga rambut rontok mungkin tidak diketahui.
Gigi Tumbuh. Pada beberapa bayi, gigi mulai tumbuh pada awal bulan keempat. Pertumbuhan gigi dimulai dengan gigi seri bagian bawah. Gigi yang muncul ini akan menyebabkan pembengkakan dan rasa sakit pada gusi yang dapat dihilangkan sementara dengan cara menggosokkan jari yang bersih dan es ke gusi. Bayi mungkin mulai menggaruk gusi (yang membantu mengurangi rasa sakit) dan mungkin mulai menggigit-gigit. Apakah rasa tidak nyaman merupakan pertanda tumbuhnya gigi? Kalau tindakan menggosok gusi menyebabkan dia menangis mendadak, jawabannya ialah ya. Dengan terus menggosoknya, bayi akan merasa enak dan tenang. Dengan memberikan sedikit cairan bayi asetaminofen, rasa sakit bayi akan terobati untuk sementara. Tetapi hati-hati, gigi yang mulai keluar pada usia 4 bulan mungkin tidak akan benar-benar muncul selama berminggu-minggu.
Vaksinasi. Tahap kedua vaksinasi sebaiknya dilakukan dalam bulan keempat.

Senin, 18 April 2011

Perkembangan Bayi Bulan 3

Ini sering menjadi titik peralihan ajaib dalam perkembangan bayi. Sesuatu terjadi dalam sistem saraf bayi yang tampaknya menggantikan kebutuhannya menangis. Bayi memperoleh kemampuan berinteraksi dengan dunia dengan cara lain. Pentingnya tahap pencapaian ini ditekankan oleh fakta bahwa inilah usia ketika anak-anak, yang dipelihara dalam institusi dan tanpa mendapatkan rangsangan yang memadai, mulai memperlihatkan tanda-tanda kehilangan sesuatu.
Komunikasi. Bayi berusia 3 bulan mulai meraih segala sesuatu dengan kedua tangannya dan bukannya menangis lagi. Seluruh tubuhnya mungkin ikut merasakan kegembiraan karena melihat orang tertawa; bayi ini mungkin mendekut, menendang, dan meraih semuanya sekaligus. Bayi pada usia ini mungkin merengek pada waktu lapar, dan tidak lagi menangis, dan mungkin bahkan sanggup menunggu selama beberapa menit. Kemampuan menunggu untuk mendapatkan ganjaran/imbalan ini merupakan tahap penting, yang memperlihatkan tingkat pengertian dan kepercayaan yang belum terlihat pada bayi yang lebih muda.
Minum susu. Minum susu juga akan menjadi saat yang menyenangkan. Sampai sekarang, minum susu merupakan waktu yang paling dapat dipahami, dan bayi mungkin memindahkan mulutnya dari puting susu ibunya untuk mengamati apa yang sedang terjadi di ruangan itu. Banyak orang tua mulai ingin tahu dalam bulan ketiga ini kapan memberikan makanan yang lebih keras. The American Academy of Pediatrics menganjurkan untuk menunda pemberian makanan keras sampai suatu saat antara bulan keempat dan keenam. Bagi seorang bayi, makanan keras dianggap sebagai sesuatu yang diberikan dengan sendok termasuk semua makanan bayi yang dihancurkan ・sereal, buah-buahan, daging, atau sayuran ・yang dapat dibeli dalam botol atau disiapkan dengan menggunakan blender. Karena bayi memakannya dengan sendok, memakan makanan ini membutuhkan tingkat koordinasi saraf tertentu, suatu tingkat yang oleh beberapa bayi telah dilalui pada usia tiga bulan. Sejauh ini, sebagian besar masih pada tahap menyedot dan sama sekali tidak tahu bagaimana menggunakan lidahnya guna menelan makanan dari sendok. Sayangnya, pengenalan makanan keras sering ditanggapi dengan salah oleh orang tua sebagai sejenis tahap utama dalam perkembangan, dan persaingan pada orang tua mungkin tumbuh dalam hal bayi siapa yang makan makanan keras terlebih dahulu. Jenis persaingan ini sebenarnya hanya untuk menguntungkan orang tua, bukan anak itu sendiri, dan sebaiknya dihindari.
Makanan keras sebaiknya tidak dimasukkan ke dalam botol, karena makanan ini dapat menyebabkan bayi tersedak. Pun tidak boleh makanan keras dicampur dengan susu, karena hal ini akan menaikkan jumlah kalori dan mungkin akan menjadi titik awal kegemukan di kemudian hari. Langkah terbaik ialah menunggu sampai bayinya siap menelan makanan dari sendok.

Perkembangan Bayi Bulan 2

Inilah masa yang datar, waktu keluarga mulai menyesuaikan kehidupan dengan seorang bayi yang baru. Orang tua mulai tertata hidupnya dan bayi mulai masuk dalam pola perilaku yang dapat dikenali. "Saat-saat tenang" seorang bayi bisa berubah-ubah dengan masa-masa rewel selama waktu ini, dan bayi mungkin bisa menemukan cara untuk menenangkan diri dan tidak menangis terus: mengisap jari, bolak-balik, atau mencari dan menemukan mainan gantung di atas tempat tidur bayi.
Nafas Tersumbat. Bayi yang normal pada usia ini tidak akan bernafas melalui mulut kecuali bila ia kekurangan udara. Akan tetapi, bayi mungkin akan mengalami hidung sesak sama seperti orang lain juga, karena udara kering, debu, atau bulu halus dari selimut. Alat pelembab di kamar bayi mungkin dapat membantu. Juga dapat membantu kalau tempat tidur bayi di bagian kepala dinaikkan beberapa inci sehingga bayinya dapat menelan udara yang keluar dari hidung. Kalau banyak lendir mengumpul di hidung, beberapa dokter anak akan menganjurkan agar beberapa tetes larutan garam (1/4 sendok teh garam dalam 240 cc air disterilisasi dengan mendidihkannya selama 3 menit) digunakan untuk membersihkan hidung tersebut. Namun, penanganan seperti ini umumnya belum diterima secara menyeluruh. Beberapa praktisi percaya tindakan ini hanya akan menambah iritasi hidung, dan menyebabkan produksi lendir lebih banyak lagi.