Laman

Tampilkan postingan dengan label wanitaa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wanitaa. Tampilkan semua postingan

Kamis, 11 Agustus 2011

Tanda dan Ciri Wanita Hamil


Banyak perempuan yang merasa bingung apakah dirinya sudah hamil atau belum setelah sepekan atau dua pekan melakukan hubungan intim dengan pasangan. Lalu apa saja tanda-tanda atau cirri-ciri perempuan hamil itu?

Buat Anda calon ibu atau para istri yang malu ke apotek untuk beli alat pengecek kehamilan (testpack) mungkin bisa dibantu dengan gejala-gejala kehamilan, berikut ini.
Inilah 15 tanda dan ciri-ciri wanita hamil:
1.    Payudara terasa sakit atau nyeri. Menggunakan bra setelah bangun pagi akan menjadikan derita tersendiri. Payudara juga akan terasa sakit dan nyeri saat dipegang. Payudara akan membesar, hal ini disebabkan oleh meningkatnya produksi hormon esterogen dan progesteron. Dalam hal ini, disarankan wanita hamil menggunakan bra yang nyaman atau berukuran lebih besar pada saat tidur yang dimaksudkan untuk memberi kenyamanan bergerak. Gejalanya hampir sama dengan gejala kita akan menstruasi.

Jumat, 24 Juni 2011

Masturbasi


Lebih dari 95 persen pria dan 89 persen wanita mengaku pernah dan sering melakukan masturbasi. Diakui atau tidak, namun itu adalah hasil survey yang dilakukan Webmd, sebuah website kesehatan yang dikelola para dokter.

Masturbasi adalah merangsang alat kelamin sendiri untuk memperoleh kenikmatan seksual umumnya berhasil mencapai klimak orgasme. Sebagian caranya adalah dengan menyentuh, meremas dan meminjat penis atau klitoris. Tidak sedikit wanita menggunakan alat seks seperti vibrator untuk merangsang vagina.

Masturbasi dianggap sebagai pengalaman seks pertama. Anak-anak kecil secara tidak sadar melakukan masturbasi ketika keasyikan menyentuh alat kelamin yang sebenarnya merupakan bagian dari proses mengenali tubuh. Sebagian besar kemudian melanjutkan masturbasi hingga usia dewasa.
Perilaku ini merupakan cara yang baik untuk melepaskan hasrat seks yang seringkali muncul tiba-tiba atau yang telah lama mengendap. Seperti pada orang yang tidak mempunyai pasangan atau sedang tidak bersedia untuk bercinta.

Masturbasi dianggap sebagai alternatif seks yang aman jika ingin menghindari kehamilan atau mencegah sebaran penyakit kelamin menular.

Demikian pula pada pria yang harus memberikan sampel sperma untuk keperluan pemeriksaan kesuburan atau donasi. Untuk yang mempunyai masalah disfungsi seksual pada usia dewasa, masturbasi disarankan terapis untuk mendapatkan orgasme (umumnya pada perempuan) dan menunda atau memperpanjang ketibaan ejakulasi pada pria.

Selain itu masturbasi dianggap mampu memperbaiki kesehatan seksual dan hubungan dengan pasangan. Dengan menjelajah tubuh sendiri setidaknya akan mengetahui titik-titik sensitif yang pada saatnya akan dibagi dengan pasangan.

Beberapa agama dan budaya mengolongkan masturbasi sebagai dosa karena dikhawatirkan akan mengarah ke perilaku seks yang memalukan. Terlepas sudut pandang penilaian dan masalah mental, masturbasi adalah perilaku seks normal, sehat, menyenangkan dan aman. Namun menjadi masalah apabila dijadikan alasan untuk menendang pasangan, melakukan masturbasi di depan umum, menganggu kenyamanan orang lain, dan menyebabkan kehidupan sehari-hari berantakan.